Artikel Terbaru
Routing OSPF : Pengertian dan Cara Kerjanya - Perwira Learning Center
Apa Si Perbedaan Routing IBGP Dengan EBGP? - Perwira Learning Center
Latar Belakang
Di dunia internet, jaringan komputer tidak berdiri sendiri melainkan terdiri dari ribuan kelompok jaringan besar yang disebut Autonomous System (AS). Agar data dari satu organisasi seperti perusahaan atau kampus bisa sampai ke organisasi lain di seluruh dunia, dibutuhkan sebuah bahasa komunikasi standar yang disebut Border Gateway Protocol (BGP). BGP berperan sebagai pengatur lalu lintas utama yang menentukan jalur terbaik bagi data. Namun, BGP memiliki dua peran berbeda, yaitu satu untuk mengatur komunikasi di dalam kota sendiri (iBGP) dan satu lagi untuk berkomunikasi di luar negeri (eBGP).
Apa itu iBGP ?
iBGP (Internal Border Gateway Protocol) merupakan singkatan dari Internal BGP digunakan dalam satu AS (Autonomous System) untuk menjaga informasi routing antar router. iBGP berjalan di dalam jaringan satu organisasi. iBGP membantu router dalam sistem otonom yang sama untuk berbagi informasi routing eksternal yang mereka pelajari dari jaringan lain. Semua router iBGP dalam jaringan harus terhubung satu sama lain dalam topologi mesh.
Apa itu eBGP?
eBGP (External Border Gateway Protocol) adalah jenis Border Gateway Protocol yang digunakan untuk mentransfer dan bertukar informasi antar sistem otonom yang berbeda. Ini berarti mekanisme BGP memerlukan penggunaan router tepi untuk menghubungkan dua AS.
Ketika dua penyedia layanan internet ingin berbagi lalu lintas, mereka menggunakan type eBGP. Koneksi ini terjadi di perbatasan jaringan tempat perusahaan yang berbeda bertemu. Router eBGP biasanya terhubung langsung satu sama lain melalui tautan khusus.
Analogi
Bayangkan iBGP (Internal BGP) sebagai layanan kurir lokal yang mengantar surat di dalam satu kota yang sama. Karena jaraknya dekat dan kurirnya sudah hafal setiap sudut jalan, surat bisa sampai dengan cepat tanpa harus melewati langkah yang rumit.
Di sisi lain, eBGP (External BGP) bekerja seperti mengirimkan surat internasional. Saat kita ingin mengirim surat ke luar negeri, tentunya ada banyak sekali aturan. Seperti pemeriksaan bea cukai, dan paspor yang harus dipatuhi agar surat bisa melintasi perbatasan negara lain atau disebut dengan antar sistem jaringan.
Sama seperti sistem pos, setiap negara punya cara kerja internalnya sendiri, tetapi mereka butuh aturan internasional agar bisa saling terhubung. Dalam dunia jaringan, jika ingin mengirim surat di dalam kota lebih baik menggunakan iBGP karena untuk mengatur lalu lintas di dalam kota sendiri dan sistemnya sudah dikonfigurasi dengan cepat, rapi serta efisien agar surat tidak hilang arah tanpa tujuan (looping). Sebaliknya, jika ingin mengirimkan surat ke luar negeri pada eBGP atau jalur internasional, risiko surat tersesat jauh lebih tinggi karena jalur yang dilewati jauh lebih rumit dan melibatkan banyak pihak.
Perbedaan BGP eksternal dan BGP internal
Perbedaan antara iBGP (Internal BGP) dan eBGP (External BGP) terletak pada lingkup kerja dan cara mereka mengelola informasi rute agar tidak terjadi perulangan data yang sia-sia (looping). iBGP digunakan untuk bertukar informasi rute antar router yang berada di dalam satu wilayah administrasi atau Autonomous System (AS) yang sama,
Sedengakan eBGP digunakan untuk menghubungkan dua wilayah administrasi atau AS yang berbeda, seperti koneksi antara perusahaan A dengan penyedia layanan internet (ISP). eBGP bekerja di perbatasan jaringan dan menggunakan mekanisme yang disebut AS Path untuk mencegah looping (pengulangan data).
Hasil Pembelajaran
Melalui materi ini, saya belajar bahwa iBGP dan eBGP memiliki tugas masing-masing dalam pertukaran informasi rute. iBGP diibaratkan sebagai kurir lokal yang bekerja di dalam satu jaringan organisasi untuk memastikan semua perangkat internal saling berbagi informasi rute yang didapat dari dunia luar secara efisien tanpa membuat data hilang arah (looping). Sementara itu, eBGP bertindak seperti layanan pos internasional yang menghubungkan dua organisasi atau penyedia layanan internet (ISP) yang berbeda. eBGP bekerja di perbatasan jaringan dan memiliki aturan yang lebih ketat karena harus melewati batas wilayah administrasi yang berbeda. Dari sini saya juga mempelajari bahwa eBGP menggunakan sistem AS Path atau catatan riwayat perjalanan untuk mencegah data tersesat, sedangkan iBGP mengandalkan koneksi antar perangkat yang teratur agar stabilitas rute di dalam jaringan tetap terjaga.
Kesimpulan
Secara sederhana, perbedaan utama antara keduanya terletak pada jangkauan dan cara mereka menjaga keamanan jalur data. iBGP bekerja dengan mengkoordinasi internal agar semua perangkat di dalam satu organisasi memiliki jalan yang sama dan rapi, sedangkan eBGP bekerja dengan mengkoordinasi eksternal yang memungkinkan sebuah jaringan terhubung ke internet global. Penggunaan iBGP sangat penting untuk efisiensi lalu lintas di dalam kota sendiri agar data tidak hilang arah, sementara eBGP menjadi jembatan krusial antar negara atau antar ISP meskipun prosesnya jauh lebih rumit dan melibatkan banyak aturan internasional.
Daftar Pustaka
https://www-iptp-net.translate.goog/blog/what-is-bgp/?_x_tr_sl=en&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=id&_x_tr_pto=tc
https://synchronet-net.translate.goog/ebgp-vs-ibgp/?_x_tr_sl=en&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=id&_x_tr_pto=tc
.jpg)