Artikel Terbaru
Apa Si Perbedaan Routing IBGP Dengan EBGP? - Perwira Learning Center
Apa itu Static IP dan Mengapa Server Membutuhkannya? - Perwira Learning Center
Routing OSPF : Pengertian dan Cara Kerjanya - Perwira Learning Center
Latar Belakang
Bayangkan sebuah kantor yang besar dengan banyak ruangan dan lorong. Kalau kita harus kasih tahu setiap tamu jalan ke setiap ruangan satu per satu secara manual, tentunya sangat lelah dan membuang waktu. Nah, di dunia jaringan, kita butuh sistem navigasi pintar agar data tidak nyasar. Kita mempelajari OSPF karena protokol ini jauh lebih cerdas. Kalau protokol lain cuma tahu jarak pendek, OSPF ini ibarat Google Maps nya jaringan.
Apa Itu Routing OSPF?
Kelebihan OSPF
1. Tidak menghasilkan routing loop
2. Mendukung penggunaan beberapa metrik sekaligus
3. Bisa menghasilkan banyak jalur ke tujuan untuk membagi jaringan yang besar menjadi beberapa area
4. Waktu yang di perlukan untuk konvergen lebih cepat.
Kekurangan OSPF
1. Memerlukan pemahaman teknis mendalam dan konfigurasi lebih rumit dibanding RIP.
2. Memerlukan CPU dan RAM yang cukup besar untuk menghitung algoritma SPF dan menyimpan tabel link-state.
3. Pada topologi yang sangat besar, hitungan ulang rute bisa memakan waktu.
4. Jika pembagian area tidak benar, dapat menyebabkan masalah routing.
Analogi
Analogi OSPF (Open Shortest Path First) seperti grab yang menggunakan aplikasi Google Maps saat bepergian di kota yang besar.
Berbeda dengan RIP yang hanya bertanya pada tetangga, setiap router (persimpangan) dalam OSPF memiliki peta lengkap (Link State Database) dari seluruh area kota tersebut. Mereka tidak hanya menghitung berapa banyak persimpangan yang dilalui, tetapi juga mempertimbangkan kualitas jalannya. Jika sebuah jalan adalah jalan tol yang lebar dan mulus, OSPF akan menganggapnya sebagai jalur utama, meskipun jaraknya memutar. Sebaliknya, jika ada jalan tikus yang sempit atau rusak, OSPF akan menghindarinya karena biayanya (cost) terlalu tinggi.
Jika tiba-tiba ada kecelakaan atau penutupan jalan di satu titik, informasi tersebut akan langsung disebarkan ke seluruh pengemudi dalam hitungan detik. Semua router akan segera menghitung ulang rute tercepat secara otomatis. Hasilnya, data selalu dikirimkan melalui jalur yang paling efisien, bukan sekadar jalur yang paling pendek secara fisik.
Cara Kerja
- Menjalin Hubungan Tetangga (Neighbor Discovery): Router OSPF mengirimkan paket ke interface yang diaktifkan untuk menemukan router tetangga yang terhubung langsung.
- Pertukaran LSA (Link State Advertisement):Setelah terhubung, router bertukar LSA. LSA berisi informasi tentang link, interface, cost (biaya), dan tetangga.
- Membangun Basis Data (LSDB Synchronization): Router menyimpan semua LSA yang diterima ke dalam basis data topologi (LSDB). Semua router dalam area OSPF yang sama memiliki LSDB yang identik.
- Perhitungan Shortest Path First (SPF): Masing-masing router secara independen menghitung jalur terpendek ke setiap subnet berdasarkan LSDB dan menetapkan cost terendah sebagai rute terbaik.
- Pembaruan Tabel Routing (Routing Table Update): Rute terbaik dimasukkan ke dalam tabel routing. Jika terjadi perubahan topologi, router akan mengirimkan LSA pembaruan, dan perhitungan ulang SPF dilakukan (konvergensi cepat).
- Pemilihan DR/BDR: Pada jaringan multi-access (seperti Ethernet), OSPF memilih Designated Router (DR) dan Backup Designated Router (BDR) untuk meminimalkan pertukaran informasi.
.png)