Latar Belakang
Dalam sebuah organisasi atau perusahaan besar yang memiliki jaringan komputer luas, sering kali terdapat banyak router yang bekerja dalam satu wilayah kendali yang sama atau disebut dengan Autonomous System (AS). Agar semua router di dalam wilayah tersebut bisa saling bertukar informasi mengenai rute jalan menuju jaringan luar (internet) secara seragam, diperlukan sebuah protokol pengatur lalu lintas data yang efisien. Di sinilah iBGP (Internal Border Gateway Protocol) berperan sebagai kurir lokal yang bertugas memastikan informasi navigasi yang didapat dari luar negeri (jaringan luar) bisa tersebar merata ke seluruh router di dalam kota (jaringan internal) tanpa ada data yang tersesat atau berputar-putar tanpa tujuan (looping).
Alat dan Bahan
a. Perangkat Lunak : Aplikasi Winbox 64.exe dan GNS3
Apa Itu IBGP?
iBGP (Internal Border Gateway Protocol) merupakan singkatan dari Internal BGP digunakan dalam satu AS (Autonomous System) untuk menjaga informasi routing antar router. iBGP berjalan di dalam jaringan satu organisasi. iBGP membantu router dalam sistem otonom yang sama untuk berbagi informasi routing eksternal yang mereka pelajari dari jaringan lain. Semua router iBGP dalam jaringan harus terhubung satu sama lain dalam topologi mesh.
Analogi
Bayangkan iBGP (Internal BGP) sebagai layanan kurir lokal yang mengantar surat di dalam satu kota yang sama. Karena jaraknya dekat dan kurirnya sudah hafal setiap sudut jalan, surat bisa sampai dengan cepat tanpa harus melewati langkah yang rumit.
Dalam dunia jaringan, jika ingin mengirim surat di dalam kota lebih baik menggunakan iBGP karena untuk mengatur lalu lintas di dalam kota sendiri dan sistemnya sudah dikonfigurasi dengan cepat, rapi serta efisien agar surat tidak hilang arah tanpa tujuan (looping).
Konfigurasi IBGP
Mari teman teman bisa ikuti langkah langkah untuk konfigurasi IBGPdi Winbox di dalam artikel saya ini.
1. Klik pada menu routing
routing => BGP

2. Klik pada menu "Templates"
Teman teman isi pada bagian "Nama" dan "AS" untuk identitas router yang di konfigurasi. Untuk AS itu sudah diisi secara otomatis. Setelah itu klik "Apply" dan "OK".
3. Tampilan
Setelah mengkonfigurasi seperti di atas, teman teman bisa lihat tabel informasinya seperti di bawah ini.
4. Klik "Connections"
Lanjut teman teman klik pada bagian "Connections" lalu klik tanda "+" untuk menambahkan. Setelah itu akan muncul tampilan seperti ini, teman teman isi di bagian :
- Name : diisi dengan nama router yang sedang dikonfigurasi.
- AS : diisi dengan AS yang teman teman dapatkan tadi.
- Remote Address : diisi dengan IP Address router yang teman teman ingin sambungkan dengan router ini.
- Remote AS : diisi dengan nomor AS yang di dapatkan dalam router yang ingin teman teman sambungkan.
- Local Role : isi dengan IBGP.

5. Tampilan
Setelah mengkonfigurasi seperti di atas, teman teman bisa lihat tabel informasinya seperti di bawah ini.
Hasil Pembelajaran
Melalui praktik konfigurasi menggunakan Winbox, saya mempelajari bahwa mengaktifkan iBGP membutuhkan ketelitian dalam menentukan identitas router. Proses dimulai dengan membuat Templates sebagai tanda pengenal router, di mana nomor AS yang digunakan haruslah sama antar satu router dengan router lainnya karena mereka berada dalam satu keluarga jaringan. Pada bagian Connections, kita belajar cara menghubungkan satu router ke router teman lainnya dengan memasukkan alamat IP tujuan (Remote Address) dan menentukan peran lokal (Local Role) sebagai ibgp. Hasil akhirnya, saya dapat melihat status koneksi pada tabel informasi yang menandakan bahwa router-router tersebut kini sudah saling terhubung dan siap berbagi informasi rute internal dengan rapi dan terorganisir.
Kesimpulan
Dapat disimpulkan bahwa iBGP adalah solusi cerdas untuk menjaga informasi di dalam satu wilayah jaringan (AS). Berbeda dengan protokol yang menghubungkan antar negara, iBGP bekerja lebih sederhana seperti layanan pesan internal yang memastikan setiap router memiliki peta yang sama untuk mencapai dunia luar. Dengan konfigurasi yang tepat pada sisi template dan connection di Winbox, jaringan internal menjadi lebih stabil, efisien, dan terhindar dari kesalahan arah pengiriman data.
Daftar Pustaka
https://www-iptp-net.translate.goog/blog/what-is-bgp/?_x_tr_sl=en&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=id&_x_tr_pto=tc
https://synchronet-net.translate.goog/ebgp-vs-ibgp/?_x_tr_sl=en&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=id&_x_tr_pto=tc
https://citraweb.com/artikel/170/