Artikel Terbaru
Apa Si Perbedaan Routing IBGP Dengan EBGP? - Perwira Learning Center
Apa itu Static IP dan Mengapa Server Membutuhkannya? - Perwira Learning Center
Simulasi OSPF Single Area untuk Jaringan Kecil - Perwira Learning Center
Latar Belakang
Dalam membangun jaringan komputer, pasti sangat membutuhkan cara agar setiap perangkat bisa menemukan jalan terbaik untuk mengirimkan data tanpa harus diatur secara manual satu per satu. OSPF (Open Shortest Path First) adalah solusi otomatis yang memungkinkan antar router untuk saling bertukar informasi mengenai jalur yang tersedia.
Alat dan Bahan
a. Perangkat Lunak : Aplikasi GNS3
b. Perangkat Keras : Laptop
Apa itu OSPF?
Open Shortest Path First (OSPF) adalah protokol routing dinamis berjenis link-state yang digunakan untuk mencari dan menetapkan jalur terpendek dan tercepat (shortest path) dalam jaringan IP. Sebagai Interior Gateway Protocol (IGP), OSPF efisien untuk jaringan besar, mendukung konvergensi cepat, dan beroperasi menggunakan algoritma Dijkstra
Analogi
OSPF Single Area itu seperti sebuah kantor satu lantai yang terbuka tanpa sekat ruangan. Di dalam kantor ini, semua karyawan (router) duduk di ruangan yang sama. Karena tidak ada tembok penghalang, setiap kali ada karyawan baru yang duduk atau ada meja yang digeser, semua orang di ruangan tersebut bisa melihat dan mendengar informasinya secara langsung saat itu juga.
Setiap karyawan memegang salinan denah kantor yang identik di meja mereka, sehingga jika seseorang ingin mengantarkan berkas ke meja pojok, mereka tidak perlu bertanya arah lagi. Mereka cukup melihat denah masing-masing dan memilih jalan tercepat melewati celah meja yang paling kosong. Karena areanya cuma satu, koordinasi menjadi sangat sederhana,semua orang tahu segalanya tentang kondisi lantai tersebut tanpa perlu ada perantara atau manajer dari lantai lain.
Topologi
Langkah Konfigurasi
1. Buka Aplikasi GNS3
2. Buat topologi sesuai kebutuhan
3. Sambungkan kabel antar router dan pc sesuai kebutuhan
4. Aktifkan "Start"
5. Konfigurasi OSPF
R1
/ip address
add address=10.10.10.1/30 interface=ether1
add address=192.168.1.1/24 interface=ether2
/routing ospf instance
add name=ospf-instance-v1 router-id=1.1.1.1
/routing ospf area
add instance=ospf-instance-v1 name=ospf-area-backbone area-id=0.0.0.0
/routing ospf interface-template
add area=ospf-area-backbone interfaces=ether1 network=10.10.10.0/30
add area=ospf-area-backbone interfaces=ether2 network=192.168.1.0/24
R2
/ip address
add address=10.10.10.2/30 interface=ether1
add address=192.168.2.1/24 interface=ether2
/routing ospf instance
add name=ospf-instance-v1 router-id=2.2.2.2
/routing ospf area
add instance=ospf-instance-v1 name=ospf-area-backbone area-id=0.0.0.0
/routing ospf interface-template
add area=ospf-area-backbone interfaces=ether1 network=10.10.10.0/30
add area=ospf-area-backbone interfaces=ether2 network=192.168.2.0/24
PC
1. PC1: IP 192.168.1.2 255.255.255.0 192.168.1.1
2. PC2: IP 192.168.2.2 255.255.255.0 192.168.2.1
Hasil Pembelajaran
Melalui praktik ini, saya tahu bahwa OSPF Single Area bekerja seperti sebuah tim di dalam satu ruangan besar tanpa sekat, di mana setiap router (R1 dan R2) memiliki informasi yang sama persis mengenai kondisi jaringan. Saya juga mempelajari langkah-langkah teknis mulai dari menyusun topologi, memberikan alamat IP pada setiap gerbang (interface), sampai mendaftarkan jaringan ke dalam sistem OSPF. Hasilnya, PC1 dan PC2 yang berada di bawah router yang berbeda kini dapat saling berkomunikasi secara lancar karena kedua router telah otomatis berbagi denah jaringan dan menentukan jalur tercepat menggunakan algoritma Dijkstra tanpa perlu kita arahkan jalannya secara manual.
Kesimpulan
Dapat disimpulkan bahwa OSPF Single Area adalah metode routing yang sangat efisien dan mudah dikelola untuk jaringan skala kecil hingga menengah karena kesederhanaan koordinasinya. Kelebihannya terletak pada kemampuan konvergensi cepat, yaitu kecepatan router dalam memperbarui informasi jika ada perubahan jalur, serta kemampuannya dalam memilih rute berdasarkan jalur yang paling kosong atau cepat (biaya terendah).
Daftar Pustaka
https://putrajatim.blogspot.com/2014/02/konfigurasi-ospf-single-area-di-gns3.html
https://www.diaryconfig.com/2017/09/konfigurasi-ospf-single-area-mikrotik.html
.png)
