Artikel Terbaru
Kenali 5 Jenis Jaringan Komputer - Perwira Learning Center
Routing OSPF : Pengertian dan Cara Kerjanya - Perwira Learning Center
Jenis - Jenis Konektor Kabel Fiber Optik - PERWIRA LEARNING CENTER
Latar Belakang
Pada kabel serat optik, sambungan ujung terminal dapat disebut juga dengan istilah konektor. Jenis-jenis dari konektor kabel fiber optik ini tersedia dalam beberapa bentuk yang berbeda-beda tergantung kebutuhan implementasinya, dimana biasanya memiliki tipe standar seperti berikut ini:
1. FC (Fiber Connector)
Digunakan untuk model kabel single mode dengan akurasi yang sangat tinggi dalam menghubungkan kabel dengan transmitter maupun receiver. Konektor ini menggunakan sistem drat ulir dengan posisi yang dapat diatur, sehingga ketika dipasangkan ke perangkat lain, akurasinya tidak akan mudah berubah.
Gambar 1.1 Konektor FC
2. SC (Subsciber Connector)
Digunakan untuk model kabel single-mode, dengan sistem dicabut-pasang. Konektor ini tidak terlalu mahal, simpel, dan dapat diatur secara manual serta akurasinya baik bila dipasangkan ke perangkat lain.
Gambar 1.2 Konektor SC
3. ST (Straight Tip)
Bentuknya seperti bayonet berkunci hampir mirip dengan konektor BNC. Sangat umum digunakan baik untuk kabel multi mode maupun single mode. Sangat mudah digunakan baik dipasang maupun dicabut.
Gambar 1.3 Konektor ST
4. Biconic
Salah satu konektor yang kali pertama muncul dalam komunikasi fiber optik. Saat ini sangat jarang digunakan.
Gambar 1.4 Konektor Biconic
5. D4
konektor ini hampir mirip dengan FC hanya berbeda ukurannya saja. Perbedaannya sekitar 2 mm pada bagian ferrule-nya.
Gambar 1.5 Konektor D4
6. SMA (SubMiniature version A)
Konektor ini merupakan pendahulu dari konektor ST yang sama-sama menggunakan penutup dan pelindung. Namun seiring dengan berkembangnya ST konektor, maka konektor ini sudah tidak berkembang lagi penggunaannya.
Gambar 1.6 Konektor SMA
7. E2000
Konektor E2000 adalah jenis konektor fiber optik yang dirancang khusus untuk keamanan dan performa tinggi. Ciri khas utamanya yang tidak dimiliki konektor lain adalah penutup otomatis (shutter) di bagian ujungnya.
Gambar 1.7 Konektor E2000
Selanjutnya jenis-jenis konektor tipe kecil:
1. LC (Lucent Connector)
Konektor LC adalah jenis konektor fiber optik berukuran kecil (Small Form Factor) yang sangat populer digunakan untuk perangkat jaringan modern yang padat, seperti di ruang server atau pusat data (data center).
Gambar 2.1 Konektor LC
2. SC (Subscriber Connector)
Jenis konektor kabel fiber optik yang paling populer digunakan saat ini. Sering dijuluki sebagai konektor "Square Connector" karena bentuk fisiknya yang kotak, SC dikenal karena kemudahan penggunaan dan keandalannya.
Gambar 2.3 Konektor SC
Hasil Pembelajaran
Dari materi ini, kita dapat mengenali berbagai tipe konektor yang memiliki karakteristik unik. Misalnya, konektor FC menggunakan sistem ulir untuk akurasi tinggi, sementara SC dan LC sangat populer karena kemudahannya dalam sistem pasang-cabut (push-pull). Kita juga belajar bahwa teknologi konektor terus berkembang; ada jenis lama yang mulai jarang digunakan seperti Biconic dan SMA, serta ada jenis modern yang mengutamakan keamanan seperti E2000 yang dilengkapi penutup otomatis. Selain itu, penggunaan konektor kini lebih spesifik, di mana tipe kecil seperti LC menjadi standar utama pada perangkat jaringan modern yang padat seperti di ruang server.
Kesimpulan
Dapat disimpulkan bahwa pemilihan jenis konektor fiber optik sangat bergantung pada perangkat dan tujuan penggunaannya. Konektor seperti SC tetap menjadi pilihan paling populer karena handal dan simpel, sementara FC dan ST dipilih untuk kebutuhan stabilitas tertentu. Memahami perbedaan fisik dan mekanisme setiap konektor sangatlah penting bagi teknisi jaringan agar dapat memastikan transmisi data berjalan optimal tanpa ada kendala pada titik sambungan terminalnya.
Daftar Pustaka
https://wijayaelektrik.com/blog/227_Jenis-Jenis-Konektor-untuk-Fiber-Optic.html
https://platinum-computer.com/jenis-konektor-fiber-optic/
.png)







