VIOLA - PERWIRA LEARNING CENTER

Hi, I'm Viola!

Welcome to my blog!

Artikel Terbaru

Apa Si Perbedaan Routing IBGP Dengan EBGP? - Perwira Learning Center

Latar Belakang Di dunia internet, jaringan komputer tidak berdiri sendiri melainkan terdiri dari ribuan kelompok jaringan besar yang disebut Autonomous System (AS) . Agar data dari satu organisasi seperti perusahaan atau kampus bisa sampai ke organisasi lain di seluruh dunia, dibutuhkan sebuah bahasa komunikasi standar yang disebut Border Gateway Protocol (BGP) . BGP berperan sebagai pengatur lalu lintas utama yang menentukan jalur terbaik bagi data. Namun, BGP memiliki dua peran berbeda, yaitu satu untuk mengatur komunikasi di dalam kota sendiri ( iBGP ) dan satu lagi untuk berkomunikasi di luar negeri ( eBGP ).  Apa itu iBGP ? iBGP   (Internal  Border Gateway Protocol)  merupakan singkatan dari Internal BGP digunakan dalam satu AS (Autonomous System) untuk menjaga informasi routing antar router. iBGP berjalan di dalam jaringan satu organisasi. iBGP membantu router dalam sistem otonom yang sama untuk berbagi informasi routing eksternal yang mereka pelajari dari ...

Kenali 5 Jenis Jaringan Komputer - Perwira Learning Center

  5 JENIS JARINGAN KOMPUTER LATAR BELAKANG  Di era digital ini, hampir semua aktivitas kita bergantung pada kemampuan perangkat untuk saling berkomunikasi atau bertukar data. Bayangkan jika sebuah komputer hanya berdiri sendiri tanpa koneksi, kita tidak bisa mengirim email, mencetak dokumen dari jarak jauh, atau menonton video secara daring. Kebutuhan inilah yang melahirkan jaringan komputer . Namun, karena kebutuhan manusia berbeda-beda ada yang hanya ingin menyambungkan HP ke headset, ada yang ingin menghubungkan komputer satu kantor, sampai menghubungkan antarnegara. Maka diciptakanlah berbagai jenis jaringan berdasarkan jangkauannya. Memahami perbedaan jenis jaringan ini membantu kita memilih teknologi yang paling tepat, efisien, dan hemat biaya sesuai dengan kebutuhan ruang lingkupnya. ALAT DAN BAHAN      a. Perangkat Lunak : Website Blogger     b. Perangkat Keras : Laptop PENGERTIAN JARINGAN KOMPUTER Jaringan komputer adalah dua atau lebih p...

Routing OSPF : Pengertian dan Cara Kerjanya - Perwira Learning Center

Latar Belakang Bayangkan sebuah kantor yang besar dengan banyak ruangan dan lorong. Kalau kita harus kasih tahu setiap tamu jalan ke setiap ruangan satu per satu secara manual, tentunya sangat lelah dan membuang waktu. Nah, di dunia jaringan, kita butuh sistem navigasi pintar agar data tidak nyasar. Kita mempelajari OSPF karena protokol ini jauh lebih cerdas. Kalau protokol lain cuma tahu jarak pendek, OSPF ini ibarat Google Maps  nya jaringan. Apa Itu Routing OSPF?  OSPF (Open Shortest Path First ) merupakan sebuah routing protokol berjenis IGP (interior gateway routing protocol) yang hanya dapat bekerja dalam jaringan internal suatu ogranisasi atau perusahaan. OSPF menggunakan algoritma Dijkstra, dimana routing OSPF mampu menghitung jalur terpendek dan mempertimbangkan faktor-faktor seperti kecepatan link, beban jaringan, dan metrik lainnya dalam pengambilan keputusan routing. OSPF menggunakan database link-state yang disebut OSPF Link-State Database (LSDB) untuk men...

Melacak Pelaku Penyusup DHCP Liar Menggunakan DHCP Alert - Perwira Learning Center


Latar Belakang

Dalam sebuah jaringan komputer, pembagian alamat IP secara otomatis biasanya dikelola oleh satu server utama yang disebut DHCP Server. Namun, masalah sering muncul ketika ada perangkat lain seperti router tambahan atau access point liar yang terhubung ke jaringan dan ikut membagikan alamat IP secara sembarangan. Peristiwa ini disebut sebagai Rogue DHCP Server. Jika hal ini dibiarkan, perangkat di sisi client bisa mendapatkan alamat IP yang salah, sehingga koneksi internet menjadi terputus atau tidak stabil. Oleh karena itu, fitur DHCP Alert pada MikroTik sangat dibutuhkan sebagai sistem peringatan dini untuk mendeteksi keberadaan server palsu tersebut agar keamanan dan distribusi IP dalam jaringan tetap terjaga.

Alat dan Bahan :

a. Perangkat Lunak : Aplikasi Winbox 62.exe.
b. Perangkat Keras : MikroTik RB-9541, Kabel LAN, LAN Adapter.

Apa itu si DHCP Alert?

DHCP Alert di MikroTik adalah fitur keamanan untuk mendeteksi server DHCP palsu atau liar yang masuk ke dalam. Fitur ini bisa digunakan untuk mendeteksi adanya multiple dhcp server pada satu jaringan yang sama. Hal ini dapat menyebabkan kekacauan distribusi IP Address dan koneksi dari client. 

Konfigurasi DHCP Alert

Mari teman teman bisa ikuti konfigurasi DHCP Alert dalam artikel saya ini.

DHCP Alert

IP -> DHCP Server






Teman teman bisa langsung klik tombol "Alerts" dan klik tanda "+".

Selanjutnya teman teman bisa isi bagian "Interface" diisi dengan port yang menuju ke Laptop, disini saya menggunakan ether2. Untuk bagian "Alert Timeout" teman teman bisa menyesuaikan keinginan kalian untuk batas waktunya, disini saya batas waktu selama 1 hari. 

Untuk yang terakhir teman teman isi di bagian "On Alert" dengan "/ip dhcp-server set authoritative= yes". Setelah itu langsung klik tombol "Apply" dan "Ok".

1. Interface : Untuk menentukan interface router yang menjalankan DHCP Server.
2. Valid Server : Berisi MAC Address dari DHCP Server yang asli.
3. On Alert : Script yang akan di eksekusi ketika terdeteksi ada DHCP Rogue.












Jika sudah klik "Apply" dan "Ok" teman teman bisa lihat informasi di tabel seperti di bawah ini.

Pengujian

Setelah mengkonfigurasi di DHCP Alert, teman teman bisa cek pengujian di New Terminal, lalu tinggal klik saja.



Jika sudah klik maka tampilannya akan seperti ini, jika terjadi perintah masukkan password teman teman bisa langsung ketik CTRL + C untuk keluar dari password. 

Setelah itu teman teman bisa ketik dengan command "/ip dhcp-server alert print", maka akan muncul informasi seperti dibawah ini.

Hasil Pembelajaran

Melalui praktik ini, saya belajar cara mengaktifkan fitur keamanan pada MikroTik menggunakan aplikasi Winbox. Langkah pertama yang saya lakukan yaitu menentukan interface mana yang akan dipantau seperti saat saya praktik, saya menggunakan ether2 yang terhubung ke laptop dan mengatur batas waktu peringatan (Alert Timeout). Hal yang paling sangat diperhatikan yaitu pengisian kolom On Alert dengan perintah khusus agar router secara otomatis mempertegas statusnya sebagai server yang sah (authoritative). Setelah konfigurasi selesai, saya juga mempelajari cara melakukan verifikasi melalui New Terminal dengan perintah tertentu. Hasilnya, router mampu mengenali mana identitas server yang asli melalui MAC Address dan akan memberikan informasi atau menjalankan tindakan secara otomatis jika ditemukan adanya gangguan dari server lain.

Kesimpulan

Dapat disimpulkan bahwa fitur DHCP Alert adalah solusi efektif dan efisien untuk menjaga ketertiban distribusi alamat IP dalam suatu jaringan lokal. Dengan memanfaatkan fitur ini, administrator jaringan tidak perlu mengecek secara manual, karena sistem akan memberikan laporan jika terdeteksi adanya indikasi server liar. Penggunaan skrip otomatis pada bagian konfigurasi memastikan bahwa router MikroTik tetap memegang penuh atas jaringan, sehingga risiko tabrakan IP yang menyebabkan kekacauan koneksi dapat diminimalisir dengan baik.

Daftar Pustaka

https://citraweb.com/artikel_lihat.php?id=210
https://labkom.co.id/mikrotik/mencegah-multiple-dhcp-server-pada-mikrotik#gsc.tab=0
https://www.facebook.com/mikrotik.id/posts/dhcp-alert-merupakan-fitur-dhcp-yang-terdapat-dirouteros-mikrotik-fitur-ini-fung/10158693185411819/