Artikel Terbaru
Kenali 5 Jenis Jaringan Komputer - Perwira Learning Center
Routing OSPF : Pengertian dan Cara Kerjanya - Perwira Learning Center
Melacak Pelaku Penyusup DHCP Liar Menggunakan DHCP Alert - Perwira Learning Center
Latar Belakang
Dalam sebuah jaringan komputer, pembagian alamat IP secara otomatis biasanya dikelola oleh satu server utama yang disebut DHCP Server. Namun, masalah sering muncul ketika ada perangkat lain seperti router tambahan atau access point liar yang terhubung ke jaringan dan ikut membagikan alamat IP secara sembarangan. Peristiwa ini disebut sebagai Rogue DHCP Server. Jika hal ini dibiarkan, perangkat di sisi client bisa mendapatkan alamat IP yang salah, sehingga koneksi internet menjadi terputus atau tidak stabil. Oleh karena itu, fitur DHCP Alert pada MikroTik sangat dibutuhkan sebagai sistem peringatan dini untuk mendeteksi keberadaan server palsu tersebut agar keamanan dan distribusi IP dalam jaringan tetap terjaga.
Alat dan Bahan :
Apa itu si DHCP Alert?
DHCP Alert di MikroTik adalah fitur keamanan untuk mendeteksi server DHCP palsu atau liar yang masuk ke dalam. Fitur ini bisa digunakan untuk mendeteksi adanya multiple dhcp server pada satu jaringan yang sama. Hal ini dapat menyebabkan kekacauan distribusi IP Address dan koneksi dari client.Konfigurasi DHCP Alert
DHCP Alert
IP -> DHCP Server
2. Valid Server : Berisi MAC Address dari DHCP Server yang asli.
3. On Alert : Script yang akan di eksekusi ketika terdeteksi ada DHCP Rogue.
Pengujian
Hasil Pembelajaran
Melalui praktik ini, saya belajar cara mengaktifkan fitur keamanan pada MikroTik menggunakan aplikasi Winbox. Langkah pertama yang saya lakukan yaitu menentukan interface mana yang akan dipantau seperti saat saya praktik, saya menggunakan ether2 yang terhubung ke laptop dan mengatur batas waktu peringatan (Alert Timeout). Hal yang paling sangat diperhatikan yaitu pengisian kolom On Alert dengan perintah khusus agar router secara otomatis mempertegas statusnya sebagai server yang sah (authoritative). Setelah konfigurasi selesai, saya juga mempelajari cara melakukan verifikasi melalui New Terminal dengan perintah tertentu. Hasilnya, router mampu mengenali mana identitas server yang asli melalui MAC Address dan akan memberikan informasi atau menjalankan tindakan secara otomatis jika ditemukan adanya gangguan dari server lain.
Kesimpulan
Dapat disimpulkan bahwa fitur DHCP Alert adalah solusi efektif dan efisien untuk menjaga ketertiban distribusi alamat IP dalam suatu jaringan lokal. Dengan memanfaatkan fitur ini, administrator jaringan tidak perlu mengecek secara manual, karena sistem akan memberikan laporan jika terdeteksi adanya indikasi server liar. Penggunaan skrip otomatis pada bagian konfigurasi memastikan bahwa router MikroTik tetap memegang penuh atas jaringan, sehingga risiko tabrakan IP yang menyebabkan kekacauan koneksi dapat diminimalisir dengan baik.
.png)

.png)
%20(2).png)

%20(1).png)
%20(3).png)